Translate

Jodoh itu bukan di tangan Tuhan

foto by google

Mungkin banyak yang meyakini bahwa jodoh itu di tangan tuhan.dulu juga saya meyakini jargon yang begitu indahnya seolah-olah kita gak perlu mencari..
 pernah suatu ketika saya jumpa dengan seorang gadis yang menurut saya itu cantik gak tau kalo menurut sobat sekalian, bahkan dulu kami sempat berpacaran hehehe.. walaupun gak kaya orang-orang yang penting setatus kami ada sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan..
dan lagi jika kita ngomongin jodoh di tangan Tuhan seolah-olah kita hanya menunggu dan gak ada ikhtiar sama sekali, kalo di ibaratkan kita kaya pengemis di pinggir jalan dan menunggu ada yang ngasih duit lalu apa gunanya diberi otak dan kekuatan oleh Tuhan jika kita gak bisa milih sendiri jodoh kita..
bahkan ada yang bilang bahwa hidup kita ini ibarat wayang dan tuhan adalah dalangnya.. saya tekankan sekali lagi terus apa gunanya otak kita jika tidak bisa membedakan dan memulai apa yang ingin kita lakukan.. memang menurut ku akal mengambil peranan penting dalam segala hal tapi gak semuanya harus logis..
Dan lagi seandainya jodoh di tangan tuhan ketika kita di jodohkan dengan yang tidak  sesuai dengan akal atau pilihan kita dan bercerai dengan istri, kita bisa menyalahkan Tuhan dengan dalih ini tuhan yang ngasih jodoh dan gak cocok sama kita.
Kalo ngomongin jodoh tuh sangat pelik sangat gak masuk akal juga seperti kita tau di pewayangan bahwa rama mencintai sinta bukan karna dia cinta dengan nama sinta itu sendiri, tapi lebih ke hakikat cinta yang sebenarnya bahkan sinta telah beberapa kali renkarnasi dengan berbagai jenis nama namun rama tetap mencintainya.. sebagaimana majnun yang mencintai laila bukan dari segi fisknya yang notabene seorang raja yang bernama Majnun mencintai seorang gadis hitam pekat bernama layla.
kadang juga kalo boleh curhat aku yang sudah berumur juga mau marah sama Tuhan dima jodohku !!
tapi yah aku kembalikan lagi ke tulisan atas tadi kita harus mencari jodoh kita sendiri sesuai peranan akal kita.. OK sobat makasih sudah  mampir di sini silahkan coment di bawah biar saling kenal .

India oh india

Udah lama banget gak posting di blog yang gak karuan ini ... hehehe.. sukur-sukur ada yang mbaca kalo gak ada yang di paksain baca.. Yah minimal saya sendiri yang baca inget kata guru dulu membaca pangkal kaya.
kemaren malam kebetulan banget saya lagi buka-buka foder lama di flasdish eh kok ada sesuatu yang mengganjal kalo gak dibuka .. folder itu di nama folder penting dan karna penasaran saya buka kebetulan juga berisi beberapa vidio dan gak tau kenapa saya kok langsung gak percaya isinya vidio india semua.
emang sih pada jamnya pad era 90 an film atau pun lagu india ibarat sesuatu yang sakral bagi muda dan mudi semua terutama yang lagi pada gandrung asmara serasa kita yang nonton adalah si pemeran utama itu senidiri.
Masih pada inget gak cerita kuch kuch hota hai kalo gak inget kita ulas sebentar jadi begini ceritanya
film ini bercerita tentang cinta segitiga mahasiswa di India, antara Rahul Khana (Shahrukh Khan), Anjali Sharma (Kajol) dan Tina Malhotra (Rani Mukherjee). Rahul dan Anjali adalah sahabat dekat, sifat Anjali yang tomboy membuat Rahul nyaman berteman dengannya. Sampai suatu hari datanglah mahasiswi cantik pindahan dari Oxford University bernama Tina Malhotra, anak dari Rektor di kampus tersebut.
Penampilan Tina kebalikan dari Anjali, dia sangat feminin dan cantik. Ini yang membuat Rahul tertarik padanya. Namun sebelum itu, ternyata Anjali ternyata menyimpan rasa pada Rahul. Terlebih setelah Rahul mengucap kalimat, "Kalau tidak bisa jadi sahabat maka tidak bisa jadi cinta. Dia harus jadi sahabatku dulu jika ingin jadi pacarku." Saat itu Anjali menyadari perasaannya, namun sebelum ia ungkapkan pada Rahul, ternyata Rahul terlebih dulu menyatakan cintanya pada Tina. Anjali pun patah hati dan memutuskan pergi.

Setelah menikah dengan Tina, Rahul dikaruniai seorang putri cantik yang diberi nama Anjali Khana, untuk mengingat sosok Anjali sahabatnya. Tak lama berselang setelah melahirkan, Tina pun meninggal dunia. Sebelumnya ia telah menulis surat pada Anjali di setiap ulang tahun putrinya itu. Surat itu baru diberikan pada Anjali ketika ia berusia 8 tahun.
Dalam suratnya Tina minta tolong pada putrinya untuk menyatukan ayahnya dan Anjali Sharma. Anjali kecil kemudian mencari tahu, dan akhirnya mendapat info bahwa Anjali Sharma sedang ada di Summer Camp Shimla untuk mengajar anak-anak di sana. Tak mendapat izin sang ayah, Anjali kecil pun langsung berangkat ke Shimla dengan neneknya.
Di Shimla ia bertemu sahabat ayah dan ibunya itu, lambat laun Anjali Sharma tersadar bahwa Anjali kecil adalah anak dari Rahul dan Tina. Anjali Sharma pun sedih dengan kenyataan bahwa Tina sudah meninggal. Untuk mempertemukan mereka dengan ayahnya, Anjali kecil pun pura-pura sakit. Ketika ayahnya datang, betapa kaget Rahul bertemu dengan Anjali setelah bertahun-tahun berpisah. Kikuk, namun kemudian keduanya hanyut dalam perasaan cinta.
Sayangnya, Anjali Sharma sudah punya tunangan dan akan segera menikah bulan depan. Tunangannya ini diperankan oleh Salman Khan, yang juga datang ke Shimla. Rahul dan Anjalit y tampak sedih dengan kenyataan ini, terbukti saat pesta pernikahan Anjali keduanya sama-sama menangis. Namun sang tunangan tahu dan merelakan mereka berdua menikah saat itu juga.
Nah begitulah ceritanya.. dulu waktu masih muda eh masih sekolah sampe di bela-belain begadang nonton yang film beginian dan kita serasa masuk di dalamya... Dan gak terasa buat tulisan cerita india aja udah panjan.
buat yang nyempatin membaca blog ini saya ucapin terima kasih semoga amal ibadahnya di terima.. hehehe...  


Teman